Jl. Raya Jogoroto No. 75 B, Jogoroto, Jombang, Jawa Timur 61485
(0321) 865469
info@smanjogoroto.sch.id

Sejarah

SMA Negeri Jogoroto merupakan sekolah menengah atas yang terletak di Kecamatan  Jogoroto pada posisi di sebelah selatan timur dari ibukota kabupaten Jombang dengan jarak 10 km dari pusat ibukota kabupaten.

Kecamatan Jogoroto secara geografis merupakan dataran rendah dengan ketinggian rata-rata 44 meter diatas permukaan air laut, dengan batas-batas wilayah kecamatan ; sebelah utara berbatasan dengan kecamatan Peterongan dan kecamatan Sumobito, sebelah timur berbatasan dengan kecamatan Mojowarno dan kecamatan Mojoagung, sebelah selatan berbatasan dengan kecamatan Mojowarno dan kecamatan Diwek, sebelah barat berbatasan dengan kecamatan Jombang dan Kecamatan Diwek.

Kecamatan Jogoroto yang terdiri dari sebelas desa memiliki potensi sumber daya alam bidang pertanian, sehingga sebagian besar penduduk kecamatan Jogoroto merupakan petani. Selain mata pencaharian di bidang pertanian di kecamatan Jogoroto telah tumbuh beberapa industri kecil sebagai mata pencaharian utama maupun sambilan. Industri kecil yang menonjol di kecamatan Jogoroto antara lain ; sentra industri pande besi dan alat-alat pertanian di desa Janti, sentra industri alat-alat dapur di desa Tambar, sentra industri tahu di desa Sumbermulyo, sentra industri pembuatan gawang cor di desa Jogoroto, sentra industri kecil sepatu di desa Alang-alang Caruban,  usaha permen,  kerajinan dan lain-lain.

SMA Negeri Jogoroto dibangun pada tahun 1998, dengan luas  areal sekolah seluruhnya  sekitar 12.130 m2 . SMA Negeri Jogoroto beralamat di Jalan Raya Jogoroto No. 75 b Jogoroto, Jombang.  Gedung SMA Negeri Jogoroto pertama kali dibangun terdiri 4 lokal yaitu Ruang Kantor dan Guru, Ruang laboratorium IPA, Ruang Perpuskakaan, dan Ruang kelas (4 ruang kelas). Pada tahun itu mulai menerima murid baru kelas I tahun pelajaran 1998/1999 sebanyak 2 rombongan belajar.

Tahun pelajaran 2011/2012 SMA Negeri Jogoroto memiliki 15 rombongan belajar dengan dua program studi yaitu: Ilmu Pengetahuan Alam, dan Ilmu Pengetahuan Sosial. Untuk memenuhi amanat Undang-undang dan guna mencapai tujuan pendidikan nasional pada umumnya, serta tujuan pendidikan sekolah pada khususnya, SMA Negeri Jogoroto sebagai lembaga pendidikan tingkat menengah memandang perlu untuk mengembangkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).

Melalui KTSP ini sekolah dapat melaksanakan program pendidikannya sesuai dengan karakteristik, potensi, dan kebutuhan peserta didik. Untuk itu, dalam pengembangannya melibatkan seluruh warga sekolah dengan berkoordinasi kepada pemangku kepentingan di lingkungan sekitar sekolah.

SMA Negeri Jogoroto tahun 2007 memperoleh akreditasi ”B” dan pada tahun 2011 SMA Negeri Jogoroto mengajukan usulan akreditasi ulang dan telah dilakukan visitasi pada tanggal 27 Juli 2011 dengan harapan memperoleh nilai akreditasi ”A”.

No Comments

Add your comment